Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 April 2013

Iron Man 3, si Manusia Kaleng Romantis

udah nonton film keren ini belum??
buat yang belum nonton coba deh buruan nonton. sayang banget film sebagus ini nggak nonton, apalagi kalau misalkan kamu emang penggemar si Manusia kaleng satu ini.
buat yang udah nonton, pasti seneng banget kan liat aksinya Tony Stark.
nah! sekarang aku cuma mau sedikit cerita tentang film ini, soalnya kemaren malem barusan dapet ticket gratis nonton Iron Man 3 nih :D haha.
nggak kaget kalau misalkan film ini jadi box office  tahun ini. emang film yang dibintangi Downey Jr dan Gwyneth Paltrow ini keren banget, banyak banget adegan-adegan difilm ini yang aku suka. Yang pertama aku suka banget waktu si istrinya Tony Stark yaitu Pepper pakai kostum Iron Man terus berusaha melindungi Tony Stark. yaps itu keren banget!

aku juga suka waktu mereka berdua berdebat masalah kado natal  big bunny :D itu lucu tapi  so sweet. dalam film ini Iron Man berusaha menyelamatkan Presiden dan Pepper yang sempat jadi tawanan. Puncaknya, Tony Stark mengeluarkan semua "baju kaleng-kaleng"nya yang dia buat diam-diam khusus untuk kejutan dihari natal buat Pepper.

nah! kostum semacam Jarvis yang dibikin Tony ini banyak banget dan akhirnya bisa ngalahin si 'mandarin' . setelah semua urusan beres si Tony balik lagi ke rencana awal, yap kejutan!. semua kostum-kostum itu terbang kesana-sini dan berubah jadi fireworks khusus buat Pepper,  so sweet ya si Iron Man ini.
tapi sayang banget dalam film ini kostum kesayangan Iron Man hancur, yaps  bye bye Jarvis.

kalian yang nonton film ini mungkin kaget kalau misalkan di akhir cerita ternyata Tony Stark memutuskan hidup sebagai manusia biasa. yah tapi inilah akhir ceritanya, berdo aja ya semoga masih ada Iron Man 4 bahkan Iron Man 5 yang lebih keren lagi :D hahaa.

Sabtu, 31 Desember 2011

August Rush

Untuk film yang satu ini menurut gue bener-bener film yang bergizi.
yah August Rush, film darama musikal yang dibintangi oleh si cantik Keri Russell. Berkisah tentang Evan Taylor (Freddie Highmore), bocah 12 tahun yang hidup di sebuah panti asuhan. Sejak lahir ia tidak tahu siapa kedua orang tuanya. namun ia selalu yakin bahwa kedua orang tuanya suatu saat akan menjemputnya. Dalam bahasa Evan “mungkin saja mereka tengah tersesat”.

Kedua orang tua Evan adalah Lyla Novacek (Keri Russel), seorang pemain celo muda nan cantik jelita dan Louis (Jonathan Rhys Meyers), gitaris dan penyanyi band muda berbakat dan kharismatik keturunan Irlandia. Keduanya bertemu pada suatu malam saat Lyla telah selesai menggelar konser dan berjalan-jalan di sekitar Washington Square, New York. Satu malam itulah yang mengubah segalanya. Keduanya pun ngobrol dan saling berbagi kecintaan tentang musik dan berakhir dengan “kimpoi” di atap sebuah gedung malam itu juga.

Lyla hamil akibat buah cinta semalamnya dengan Louis. Saat usia kandungan Lyla mendekati kelahiran, Lyla mengalami kecelakaan. Ayah Lyla memanfaatkan momen ini untuk memisahkan Lyla dengan ‘anak haram’ nya, karena ia tak ingin karier bermusik anaknya hancur karenanya. Ia mengatakan kepada Lyla bahwa bayinya lahir dalam keadaan meninggal, padahal sebenarnya bayi tersebut diserahkan ke panti asuhan. Bayi itu tumbuh besar menjadi Evan.

Didorong oleh keinginannya untuk mencari kedua orang tuanya, Evan lari dari panti asuhan. Dengan mengikuti irama dan suara-suara yan g didengarnya, ia melangkahkan kakinya ke New York. Bisa ditebak, selanjutnya adalah perjalanan Evan yang penuh dengan kebetulan. Mulanya ia bertemu dengan Arthur, seorang pengamen jalanan. Dari Arthur, Evan bertemu dengan Wizard (Robin William) seorang musisi jalanan yang menampung para pengamen jalanan. Wizard yang mengetahui bakat bermusik yang luar biasa dari Evan bertekad menjadikan Evan seorang musisi, dan mengganti nama Evan Taylor dengan nama August Rush.

Menjelang sekaratnya, ayah Lyla mengungkapkan rahasia tentang anaknya. Lyla terkejut dan mulai mencari anak yang tak pernah diketahui keberadaannya tersebut. Sementara itu, Louis, selalu teringat akan Lyla dan berusaha menemuinya. Selanjutnya mudah ditebak. Tiga alur sungai yang menuju ke satu muara yang sama.

Nuansa musikal sebagai pengganti minimnya dialog panjang yang membosankan, menjadi nilai tambah di film ini. kita akan disuguhi komposisi suara-suara yang sebenarnya seringkali kita dengar namun tidak kita sadari, seperti dentuman suara bola basket, suara klakson mobil, gemerincing koin, kepakan sayap burung, desir angin dlsb.

Dan dari film ini ada satu dialog yang sangat bermakna apalagi bagi para musisi :)
You know what music is? God’s little reminder that there’s something else besides us in this universe; harmonic connection between all living beings, every where, even the stars.-Wizard
The music is all around you, all you have to do is listen. -August Rush

Pasti seru banget kalau kalian nonton film yang satu ini :) apalagi bagi seorang musisi diwajipkan untuk nonton film ini :D hehheee
oke guys Keep enjoyed to watch ! :)

500 Days of Summer

Film yang satu ini menurut gue keren banget. Film ini disutradarai  :)
Kisah dari film ini itu seperti nggak terlalu dibuat-buat . Look so natural :)
Film ini juga bikin gue inget akan seseorang yang tidak pernah serius dalam menjalin suatu hubungan.
Bener-bener deh cerita dari film ini cerminin kisah gue waktu dulu :')
500 Days of Summer
 " This is not Love Story , it is Story about Love "

Kisah dimulai dari Tom (Joseph Gordon-Levitt) yang bekerja sebagai penulis kartu ucapan dan berusaha untuk menemukan cinta sejatinya. Dan kemudian bertemu dengan Summer (Zooey Deschanel), pekerja baru di kantornya. Summer merupakan seseorang yang tidak percaya akan cinta.

Film ini diceritakan secara menarik, dengan alur maju-mundur, biasanya kalian akan dibuat bingung dengan alur ceritanya. Tapi, 500 Days of Summer mengemasnya dengan baik. Agar tidak membingungkan, 500 Days of Summer memperlihatkan hari-hari yang dilalui Tom dalam bentuk angka (susah dijelasin, makanya harus tonton sendiri). Film ini sendiri bergenre komedi romantis, makanya banyak juga adegan lucu yang bisa buat kalian ketawa.

Kalau mengharapkan kisah cinta yang manis dan berakhir happy ending lebih baik gak usah nonton film ini. Tapi kisahnya nggak berakhir sedih juga sih. Kisah ini bukan kayak Romeo-Juliet yang akhirnya tragis, juga bukan Rangga-Cinta yang akhirnya manis. Tapi ini kisah tentang orang “biasa” kayak kita yang lagi jatuh cinta. Tapi film ini tetap patut ditonton kok.

Dalam film ini menurut gue ada bagian-bagian yang sangat menarik untuk diingat.Yang pertama saat Tom mengajak Summer pergi ke sebuah bukit tempat Tom biasanya untuk menanangkan diri. Ditempat ini terlihat beberapa gedung-gedung di tengah kota. tempat ini disebutnya sudut terindah di kota ini. Dan yang membuat romantis adalah saat Tom menggambar sudut kota itu di lengan Summer.

Dan bagian yang paling ironis adalah saat Tom diundang Summer ke apartementnya untuk menghadiri pesta pertunangannya. disini sang sutradar membuat film ini seperti lebih natural dengan adanya perbedaan antara bayangan Tom yang indah saat disana dan keadaan nyata yang jauh dari angannya. Sangat natural sekali seperti kehidupan yang kita alami, terkadang kita membayangkan sesuatu indah akan terjadi saat seseorang yang kita harapkan mengundang kita kerumah tapi dalam kenyataan hal itu mungkin saja tidak terwujud.

oke guys , coba kalian nonton film ini nggak bakal nyesel kok :)
Enjoyed to watch it ! :D